Pejuanghukum45news.my.id. LEBAK – Peristiwa nahas menimpa Septian Akbar 20 tahun sukabumi seorang karyawan penyedia layanan internet ION Network saat melakukan perbaikan jaringan yang terpasang pada tiang listrik. Korban dilaporkan meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik ketika menjalankan tugasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi saat korban bersama rekan kerjanya berjumlah enam orang melakukan perbaikan jaringan internet yang menempel pada tiang listrik di lokasi kejadian kampung Cikesik Desa Cikatomas Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Banten.10/6/2026.
Saat proses perbaikan berlangsung, korban memasang tangga diduga tidak sengaja bersentuhan dengan kabel bertegangan listrik hingga mengalami sengatan dan akhirnya meninggal dunia.
Rekan kerja yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan dan segera membawanya kerumah Sakit terdekat.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Cilograng, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi namun korban dan rekan kerjanya sudah tidak ada di tempat, pihak berwenang meminta keterangan dari sejumlah saksi dan pihak RSUD Cilograng guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja, terutama bagi pemilik perusahaan wifi sebaiknya tidak menyangkutkan kabel jaringan ke tiang listrik tanfa ijin pihak PLN. pekerja yang melakukan aktivitas di sekitar instalasi kelistrikan tentu harus di jamin keselamatannya oleh pihak perusahaan.
Sejumlah kasus serupa sebelumnya juga terjadi akibat kurangnya perlengkapan keselamatan dan pengawasan saat bekerja, ironisnya pihak perusahaan pun tidak menyediakan tiang sendiri, diduga hanya menempelkan kabel jaringan di tiang listrik tanfa ada surat ijin dari pihak PLN.
Hingga berita ini diturunkan, pihak ION Network maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap serta langkah yang akan ditempuh pasca terjadinya insiden tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi ke beberapa pihak guna mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.( Red)
